Selasa, 18 September 2012

Wahyudi 'Dikepret' Rp50 Juta

Wahyudi Lukman (Foto: Randy Wirayudha/Okezone)
Wahyudi Lukman (Foto: Randy Wirayudha/Okezone)

BANGKINANG - Hari ini di GOR Bangkinang, Kampar, Riau, Wahyudi Lukman kebanjiran bonus dari KONI Jawa Barat (Jabar), hasil raihan emasnya di cabang pencak silat. Wayhudi kena uang ‘kepret’ sebesar Rp50 juta plus satu unit rumah baru.

Memang sejak lama, KONI Jabar menstimulan para atletnya dengan beragam bonus bagi para peraih emas. Wayhudi adalah salah satunya setelah mendulang emas di cabang pencak silat, nomor wiralaga kelas D (60-65 kg) Putra.

Di final petang tadi, Wahyudi yang bersua pesilat Jawa Timur, M. Amrullah Khumani, menang cukup mutlak, 4-1 dari penilaian lima juri. Tak lama setelah mahasiswa UPI Bandung itu menerima medali emas, Wakil Ketua KONI Jabar, Djumara Frassad, menyerahkan kunci rumah secara simbolis, serta uang saku sebesar Rp50 juta.

Soal pertandingan finalnya, Wahyudi mengaku sedianya kontingen Jabar tak membebaninya dengan target emas. Bahkan di antara jawara-jawara bumi Pasundan, Wahyudi bukanlah unggulan. Tapi emas pertama ini diraihnya dengan tekad dari target pribadi.

“Ini emas pertama saya, dan sebenarnya saya enggak ditargetkan emas. Bahkan saya ke final pun enggak diprediksi sebelumnya. Di final tadi, saya ketemu lawan paling sulit. Melawan Amrullah, itu pertama kalinya,” papar pesilat berusia 23 tahun tersebut

“Hasil ini juga mendatangkan bonus dan tentu saya amat senang. Selain rumah, tadi saya diberi uang ‘kepretan’ lima puluh juta (rupiah), tapi itu buat orang tua saja yang selalu mendukung saya selama ini,” tukas Wahyudi. (acf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar