Kamis, 25 Oktober 2012

Serbia Larang Pemainnya Bela Timnas


GoalSejumlah pemain Inggris saat berusaha mengindar dari serangan pendukung Serbia saat kualifikasi Piala Eropa 2013 U-21. Suporter Serbia diduga melakukan tindakan rasis dalam pertandingan tersebut.

LONDON, - Federasi Sepak Bola Serbia (FSS) telah menjatuhkan skorsing selama setahun membela tim nasional kepada Nikola Ninkovic dan Ognjen Mudrinski karena terbukti terlibat insiden perkelahian dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2013 U-21 melawan Inggris, 6 Oktober lalu.

Tak hanya pemain, FSS juga menjatuhkan hukuman kepada staf timnas Srdjan Maksimovic dan Andreja Milutinovic selama dua tahun tak boleh terlibat dalam aktivitas kepelatihan di level apa pun.

"Setelah mengamati rekaman insiden tersebut, Komite Disiplin FSS menghukum Ninkovic dan Mudrinski bermain untuk Serbia di level apa pun selama periode setahun," demikian pengumuman FSS.

"Staf tim Srdjan Maksimovic dan Andreja Milutinovic  juga telah dihukum dari tugas kepelatihan di level apa pun di Serbia selama dua tahun. Keempatnya telah melanggar kode etik dan melanggar aturan FSS," jelas FFS dalam pernyataan resminya.

FSS juga terancam mendapatkan hukuman terkait tindakan pendukungnya yang melecehkan secara rasial sejumlah skuad muda Inggris. UEFA juga sedang menginvestigasi insiden tersebut.

Namun, FSS telah membantah adanya rasisme yang dilakukan pendukungnya. Mereka malah menilai Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memiliki maksud jahat mengaitkan insiden perkelahian antara pemain kedua tim dengan rasisme. (SKY)
 

 

Rabu, 24 Oktober 2012

Ini Kunci Sukses Schalke Taklukkan Arsenal


AFPDua pemain Arsenal, bek Thomas Vermaelen (kiri) dan gelandang Francis Coquelin (tengah) berusaha merebut bola dari penyerang Schalke, Klaas-Jan Huntelaar, pada pertandingan ketiga Grup B Liga Champions, di Emirates, Rabu (24/10/2012).

LONDON, Bomber Schalke, Klass Jan-Huntelaar, mengungkapkan rahasia kesuksesan timnya membekuk Arsenal dua gol tanpa balas pada pertandingan ketiga Grup B Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (24/10/2012).

"Kuncinya menjaga pertahanan dan sektor tengah rapat. (Kami) tidak memberikan ruang kepada mereka dan mencoba melakukan serangan balik," jelas Huntellar.

Huntellar sendiri mencetak gol pada menit ke-76. Sementara satu gol lainnya disumbangkan Ibrahim Afellay pada menit ke-86.

"Kami sangat senang. Aku pikir kami bermain baik. Kami memiliki peluang dan mencetak dua gol," tutur penyerang asal Belanda itu.

Schalke kini bertengger di peringkat pertama dengan raihan tujuh poin. Sementara "The Gunners" yang mengantongi enam poin turun ke peringkat kedua. (UEFA)

Mourinho: Madrid Hormati Dortmund


AFPPelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dalam konferensi pers di Dortmund, Selasa (23/10/2012).

DORTMUND, - Sejak kalah 0-1 dari TSV 1860 Muenchen pada 16 besar Liga Champions, di Stadion An der Grunwalderstrasse17 November 1966, Real Madrid telah memainkan 23 pertandingan kompetitif di Jerman dan hanya meraih sekali kemenangan, yaitu 3-2 atas Bayer Leverkusen pada pertandingan fase Grup A Liga Champions, di BayArena,  27 September 2000.

Pertandingan terakhir Madrid di Jerman adalah leg pertama semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 17 April 2012, yang berakhir 2-1 untuk tuan rumah.

Dalam hitungan jam, Madrid akan melakoni laga kompetitif ke-24 di Jerman, yaitu laga fase grup melawan Borussia Dortmund, di Signal Iduna Park. Menurut pelatih Madrid, Jose Mourinho, rekor di Jerman itu tak membuat timnya gentar melakoni laga di Signal Iduna Park.

"Jika Real Madrid secara historis jarang menang di Jerman, itu karena sulit meraih kemenangan di sini. Jika kita bermain melawan tim dari negara lain yang level sepak bolanya lebih rendah, kami akan mendapat hasil berbeda," ujar Mourinho.

"Bersama Real Madrid, saya sekali bermain di Jerman dan kami kalah 1-2 karena kami melawan tim yang hebat. Sangat sulit melawan tim yang tangguh. Ini bukan soal psikologis," lanjutnya.

Mengenai Dortmund sendiri, Mourinho mengatakan, "Mereka tim bagus. kami menganalisis rival secara menyeluruh, bukan secara individual. Mereka memiliki banyak pemain bagus dan kami harus menghormati mereka dan itulah yang akan kami lakukan."

Selasa, 23 Oktober 2012

Lance Armstrong, From Hero to Zero

Segala prestasi, kehebatan, dan nama baik Lance Arsmtrong hancur lebur/Reuters
Segala prestasi, kehebatan, dan nama baik Lance Arsmtrong hancur lebur/Reuters

Saga skandal doping Lance Armstrong akhirnya berakhir setelah Badan Balap Sepeda Dunia (UCI) memutuskan tujuh gelar Tour de France miliknya dicabut dan dia dilarang berkecimpung dalam balap sepeda selama seumur hidup.
 
Kiranya tak ada ungkapan yang lebih pas untuk menggambarkan perjalanan hidup pria berusia 41 tahun ini selain from hero to zero. Dari pahlawan jadi pecundang.
 
Armstrong sempat dielu-elukan sebagai pahlawan karena keberhasilannya menjuarai tujuh gelar Tour de France, turnamen balap paling bergengsi di dunia, sejak 1999 hingga 2005 secara berturut-turut bersama tim US Postal dan Discovery Channel.
 
Sukses ini bak dongeng karena diraih dengan kenyataan bahwa Armstrong merupakan penderita kanker testis level 3 sejak 1996 silam atau ketika masih berusia 25 tahun. Armstrong pun jadi simbol kehebatan umat manusia bahwa penyakit bukan halangan meraih sukses.
 
Namun, siapa yang menyana bila kesuksesan ini diraih dengan cara-cara kotor dan tak jujur yang menodai nilai-nilai paling mendasar dalam olah raga, kejujuran dan fair play?
 
Melalui investigasi paling rumit sepanjang sejarah olah raga, pada 24 Agustus 2012 lalu Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA) menerbitkan laporan setebal 1.000 halaman yang mengguncang balap sepeda.
 
Lance Armstrong ternyata melakukan doping! USADA bahkan menyebut Armstrong melakukan doping ‘paling rapi, paling profesional, dan paling sukses yang pernah ada dalam dunia olah raga’.
 
Armstrong dituduh mengonsumsi bahan-bahan terlarang, seperti EPO untuk mendongkrak darah juga steroid, dan transfusi darah.
 
Armstrong, yang dianggap sebagai pembalap sepeda paling hebat sepanjang sejarah, sempat mengelak tuduhan ini dengan alibi bahwa dia tidak pernah gagal dalam tes doping sepanjang kariernya.
 
Bantahan dan alibi ini sia-sia. Kenyataan berbicara lain. Keputusan sudah diambil. Arsmtrong ternyata bukan pahlawan. Kini, sponsor-sponsor pribadinya seperti Nike, pembuat bir Anheuser Busch, dan produsen kacamata Oakley telah memutus kontraknya. Gelar Tour de France-nya dicabut.
 
Di sisa usianya, Armstrong yang kini telah pensiun dan tinggal dengan tenang di Austin, AS, akan selalu dikenang sebagai penjahat doping.
(auz)

Gol Cepat Donetsk Buat Chelsea Tertinggal


UEFALogo Liga Champions Eropa.

DONETSK, - Chelsea tertinggal 0-1 dari Shaktar Donetsk pada babak pertama lanjutan  pertandingan Grup E Liga Champions, di Donbass Arena, Selasa atau Rabu  (24/10/2012) dini hari WIB.

Chelsea berusaha mengambil inisiatif permainan semenjak menit awal. Belum sempat membuat peluang, "The Blues" justru kebobolan saat laga baru berusia tiga menit. Kiper Petr Cech terlihat tak kuasa menahan bola yang dilepaskan Alex Teixeira dari jarak dekat.  

Pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo, langsung bergerak cepat. Dia memasukkan Eden Hazard untuk menggantikan Frank Lampard pada menit ke-18.

Namun, Chelsea terlihat masih kesulitan membongkar pertahanan musuh. Sebaliknya, Fernando Torres dan kawan-kawan nyaris kebobolan jika Cech tidak cermat menepis bola tembakan Mkhitaryan pada menit ke-38.

Meski sulit, Chelsea berusaha membangun serangan. Umpang silang Ivanovic berhasil dimanfaatkan oleh Torres. Sayang, bola masih membentur Pytov. Itu menjadi peluang terakhir Chelsea pada babak ini. tak ada gol dan babak pertama berakhir imbang 0-0.  

Susunan Pemain
Donetsk (4-2-3-1):
30-Andriy Pyatov; 33-Darijo Srna, 5-Olexandr Kucher, 44-Yaroslav Rakitskiy, 26-Razvan Dinca Rat; 3-Tomas Hubschman, 7-Fernandinho; 29-Alex Teixeira, 22-Henrik Mkhitaryan, 10-Willian; 9-Luiz Adriano

Chelsea (4-3-3): 1-Petr Cech; 2-Branislav Ivanovic, 4-David Luiz, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-Ramires, 12-John Obi Mikel, 8-Frank Lampard (Hazard 18); 11-Oscar, 9-Fernando Torres, 10-Juan Mata

Wasit: Damir Skomina

 

Finis Kelima di Sepang, Rossi Cukup Puas

Valentino Rossi selalu mencatat hasil bagus bila balapan diguyur hujan/Reuters
Valentino Rossi selalu mencatat hasil bagus bila balapan diguyur hujan/Reuters

SEPANG – Valentino Rossi kembali membuktikan kepiawaiannya membalap di trek basah. Start dari posisi ke-11, The Doctor berhasil finis kelima di Sirkuit Sepang yang diterjang badai.
 
Hasil ini seolah mengingatkan publik MotoGP akan keberhasilannya di Sirkuit Le Mans pada MotoGP Prancis di mana saat itu Rossi berhasil mengakhiri dahaga podium dengan finis kedua.
 
Andai juara dunia tujuh kali berusia 33 tahun ini tidak terganggu pandangannya oleh helm yang berkabut, bukan tidak mungkin raihan The Doctor di MotoGP Malaysia bisa lebih baik lagi.
 
Apalagi patut diingat pula bahwa pada lap kesembilan pada balapan tersebut, Rossi hampir tergelincir di tikungan kesembilan. Gara-gara hal ini, Rossi kehilangan waktu hampir lima detik dan membuat asanya meraih podium melayang.
 
“Balapan kami tidaklah buruk karena start saya bagus kendati berada jauh di belakang dan saya pun mampu melaju cukup cepat,” kata Rossi seperti dikutip dari Motor Cycle News.
 
“Saya sempat bersaing dengan Dovizioso dan Stoner hingga sayangnya saya bermasalah dengan helm yang mulai berkabut,” kata Rossi.
 
“Padahal, di kondisi seekstrem itu, dengan cahaya yang minim, dan begitu banyak genangan, situasinya jelas teramat sangat sulit,” kata Rossi.
(auz)

Senin, 22 Oktober 2012

Badai Cedera Barca, Keuntungan Celtic


LLUIS GENE / AFPPara pemain Glasgow Celtic menjalani sesi latihan tim di Stadion Camp Nou, Barcelona, Senin (22/10/2012), jelang pertandingan penyisihan Grup H Liga Champions kedua tim, Selasa (23/10/2012).

BARCELONA, — Striker Glasgow Celtic, Miku, yakin timnya dapat mengalahkan Barcelona, menilik dari badai cedera yang mendera kubu Camp Nou.

"Tentu saja, mereka punya beberapa pemain cedera yang memperbesar peluang kami. Motivasi terbesar kami, pertandingan itu akan disaksikan seluruh dunia," ungkap Miku, Senin (22/10/2012).

Delapan jugador "Blaugrana" diperkirakan absen dalam laga penyisihan Grup H Liga Champions, Selasa (23/10/2012) malam waktu Eropa, termasuk sejumlah pilar seperti Carles Puyol, Gerard Pique, Thiago Alcantara, Dani Alves, dan Sergio Busquets.

Sementara itu, Celtic akan tampil penuh tanpa problem cedera atau sanksi pemain. Pantas saja Miku optimistis dengan peluang timnya. Lagi pula, pria berusia 27 tahun itu menghabiskan karier seniornya di Spanyol. Sekarang pun Miku masih berstatus pemain pinjaman dari klub Liga BBVA, Getafe.

"Aku pernah menang, kalah, dan diimbangi Barcelona. Pertandingan nanti bakal berjalan ketat. Barca adalah tim terbaik dunia saat ini," ungkap Miku.

"Tapi, kami akan bertanding dengan mentalitas yang sama seperti di Scotland Premier League, yang akan menjadikan kami hancur kalau gagal memenangi pertandingan," sebut pria berpaspor Venezuela itu.