Lewis Hamilton (foto: Getty Images)
Hamilton memilih strategi dengan melakukan dua kali pit-stop. Sementara rivalnya, Fernando Alonso dan Sebastian Vettel, mencoba untuk beralih ke strategi sekali pit-stop. Tapi kecepatan ekstra diterapkan Hamilton, usai mengganti ban yang lebih fresh, hingga membuat dia meninggalkan jauh para pesaingnya, saat enam lap sebelum finis.
“Saya tidak pernah meragukan pikiran saya bahwa ada kemungkinan untuk memenangkan lomba,” ujar Hamilton seperti disitat ESPN, Senin (11/6/2012).
“Saya telah berpikir bahwa Vettel dan Alonso akan melakukan kesalahan di belakang. Asumsi saya, mereka akan melakukan satu kali pit-stop saja dan saya tahu saya tidak bisa hanya melakukan satu pit-stop. Maka saya terus meregangkan jarak dengan mereka,” sambungnya.
Kemenangan Hamilton di Montreal merupakan kemenangan ketiganya GP ini sepanjang karier balapnya. Sebelumnya, pembalap Inggris tersebut pernah menjadi juara di sirkuit Montreal pada 2007 dan 2010. Dia mengatakan kemenangan tersebut sama seperti dengan apa yang dirasakannya saat menjuarai pertama kali.
“Ini masih teringat, tapi sudah lima tahun sejak pertama kali saya menang di sini. Tapi rasanya sama baiknya, saya sangat bangga dengan tim untuk terus memberikan dorongan dan saya merasa senang sekali bisa berada di puncak klasemen,” tandasnya.
(fir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar