Maria De Villota. (Foto: Reuters)
Pembalap wanita asal Spanyol ini membutuhkan dua kali operasi, setelah mengalami kecelakaan di lapangan terbang Duxford. Saat itu, De Villota menabrak bagian belakang truk tim.
Tim dokter tidak dapat menyelamatkan mata bagian kanannya setelah operasi. Bukan hanya itu, dalam beberapa hari setelah kecelakaan kondisi De Villota juga kritis dan belum membaik. Bahkan, dia sudah meninggalkan Neurologis Care Unit Kritis.
“Meski mendapati sejumlah cedera, kondisi Maria selama itu sangat luar biasa,” demikian pernyataan Marussia, diberitakan Sky Sports, Kamis (12/7/2012).
“Perkembangan Maria memang sangat kecil, tapi luar biasa. Dia sudah meninggalkan Neurologis Care Unit Kritis dan tidak lagi memakai obat,” lanjut pernyataan itu.
“Keluarganya tetap berada disampingnya dan dia terus berkomunikasi dengan mereka sertam tim medis. Tim medis akan terus memantau kondisi Maria,” tandas mereka.
(hmr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar