PEKANBARU – PT Pertamina Persero menyatakan dalam penyelenggaraan even PON XVIII di Riau, tidak ada penambahan jatah kuata BBM.
Padahal, diperkirkan akan terjadi peningkatan yang signifikan pada pesta olahraga terbesar nasional ini di Bulan September nanti.
"Pihak BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) telah melayangkan surat ke kita tentang permintaan Pemprov Riau mengenai kuota penambahan BBM subsisi untuk PON. Dan isinya surat dari BPH adalah tidak ada penambahan kuota BBM untuk Riau untuk PON," kata Fitri Erica Humas PT Pertamina Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kepada Okezone, Rabu (16/5/2012).
Padahal Gubenernur Riau, Rusli Zainal sudah berulang kali melobi pemerintah termasuk BPH Migas untuk penambahan jatah BBM.
"Sempat nanti terjadi kelangkaan BBM saat PON kan bisa permalukan Riau sebagai tuan rumah. Apalagi Riau kan penghasil minyak terbesar. Dan saya rasa Gubernur Riau sudah semaksimal mungkin berupaya meminta penambahan jatah BBM untuk PON, namun hasilnya sejauh belum ada," katanya lagi.
PON Riau sendiri direncanakan akan digelar pada 9 September 2012. "Pada September kuota BBM untu Riau ya seperti biasa, tidak ada penambahan,” tukasnya.
Erika menanbahkan, saat ini kuota BBM bersubsidi untuk Riau yakni untuk premium sebesar 600 ribu kiloliter (kl), kemudian solar 660 ribu KL."Kuota BBM Riau diperkirakan akan habis pada Oktober, hal itu karena saat ini terjadi peningkat volume kendaraan yang cukup signifikan di Riau,"imbuhnya.
(hmr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar